PULAU NOKO BAWEAN

Pulau Noko Bawean bersebelahan dengan Pulau Gili, jaraknya sekitar 130 meter, bisa di tempuh dengan berjalan kaki. Saran saya jika ingin bermalam di Pulau Noko alangkah lebih baik minta ijin duu ke warga sekitar. Perlu di ingat juga, setahu saya di Pulau tidak ada penjual makanan, jadi lebih baik anda membawa bekal makanan sebelum menyeberang ke pulau. Belum ada penginapan di pulau ini.

pulau bawean
Gambar 1.1 Pulau Noko Bawean

Seperti pada umumnya pulau-pulau kecil lainya. Di Gili Noko anda bisa menikmati pantai yang mempesona, dan pastinya masih sangat bersih dan alami. Hamparan pasir putih timbul di bibir pantai akan memanjakan siapa saja yang memandangnya. Juga, air laut yang berwarna hijau tosca itu begitu menggairahkan, sudah pasti anda akan tergoda untuk menceburkan diri ke air laut.


Cara Menuju ke Pulau Noko Bawean

Untuk menuju Pulau Gili-Noko, dapat ditempuh dari berbagai pantai pulau Bawean, dengan menaiki sampan atau kalotok (perahu mini bermotor terbuat dari kayu). Bisa melalui Desa Sungaiteluk (Dusun Sungaitopo), Desa Sawahmulya (Dusun Bom) dan Desa Sungairujing (Dusun Taubat). Jika hanya ingin menempuhnya 20 menit saja sebaiknya naik sampan dari Desa Daun (Dusun Alas Timur) dan Desa Sidogedungbatu (Dusun Pamona).


Pesona Pulau Noko

Keindahan pantai di gugusan Pulau Bawean tiada tanding. Bukan bermaksud berlebihan, namun begitulah kenyataan pantai di Pulau Putri, nama lain Pulau Bawean.

Pulau Noko adalah salah satu pulau kecil yang termasuk gugus kepulauan yang ada di Bawean. Butuh waktu sekitar 15 sampai 20 menit untuk menuju lokasi.

Ketika masih dalam perjalanan dari Pulau Bawean, dari atas klotok (sampan) keindahan Pulau Noko tampak jelas dari kejauhan. Didukung visibilitas yang baik, terlihat terumbu karang di bawah laut biru dan hijau, di dasar laut tersebut terlihat ikan-ikan kecil, dan beberapa bintang laut.

peta pulau noko
Gambar 1.2 Peta Pulau Noko

Pada malam hari, pasir putih di Pulau Noko akan tampak menyala seperti mutiara. Hal itu disebabkan karena pantulan cahaya mengenai air laut yang masih bersih dan jernih. Apalagi, saat bulan pernama, keindahan pulau ini akan semakin menjadi-jadi.

Karena masih alami dan jarang dikunjungi wisatawan luar, plus didukung akses yang cukup menantang untuk menuju lokasi, pantai di Pulau Noko seolah tidak tergambarkan keindahannya. Lailatul bahkan terlihat tidak mampu mengendalikan diri ketika menginjakkan kaki di hamparan pasir putih. Dia tidak henti-hentinya melakukan foto (selfie) dengan latar belakang pantai dan langit yang sama-sama berwarna biru tersebut.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PULAU NOKO BAWEAN"

Posting Komentar